Pages

Jul 14, 2010

Jangan Terlalu Cepat Membuat Kesimpulan

Dahulu kala, ada seorg petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah.

Suatu hari, seorg saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yang sangat tinggi.

Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia karena

tidak menjual kudanya itu.



Keesokan hari nya, kuda itu hilang dr kandangnya. Maka teman-2 nya berkata : sungguh jelek nasibmu,

padahal kalau kemarin di jual kamu pasti akan kaya, sekarang kudamu sdh hilang. Si petani miskin hanya

diam saja.



Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-2 nya berkata :

wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan. Si petani hanya diam saja.



Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-2 baru mereka terjatuh dan kakinya patah.

Teman-2 nya berkata : rupanya kuda-2 itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah. Si petani

tetap diam tanpa komentar.



Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa utk berperang,

kecuali si anak petani karna tidak bisa berjalan. Teman-2 nya mendatangi si petani sambil menangis :

beruntung sekali nasibmu karna anakmu tidak ikut berperang, kami hrs kehilangan anak-2 kami.



Si petani kemudian berkomentar : Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik

atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terima keadaan yg terjadi saat ini, apa yg

kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok. Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.



Jadilah bijaksana hari ini dan tersenyumlah !!!


*Written by Mohamad Yunus
Dahulu kala, ada seorg petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah.

Suatu hari, seorg saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yang sangat tinggi.

Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia karena

tidak menjual kudanya itu.



Keesokan hari nya, kuda itu hilang dr kandangnya. Maka teman-2 nya berkata : sungguh jelek nasibmu,

padahal kalau kemarin di jual kamu pasti akan kaya, sekarang kudamu sdh hilang. Si petani miskin hanya

diam saja.



Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-2 nya berkata :

wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan. Si petani hanya diam saja.



Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-2 baru mereka terjatuh dan kakinya patah.

Teman-2 nya berkata : rupanya kuda-2 itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah. Si petani

tetap diam tanpa komentar.



Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa utk berperang,

kecuali si anak petani karna tidak bisa berjalan. Teman-2 nya mendatangi si petani sambil menangis :

beruntung sekali nasibmu karna anakmu tidak ikut berperang, kami hrs kehilangan anak-2 kami.



Si petani kemudian berkomentar : Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik

atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terima keadaan yg terjadi saat ini, apa yg

kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok. Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.



Jadilah bijaksana hari ini dan tersenyumlah !!!


*Written by Mohamad Yunus

No comments: