Pages

Jul 14, 2010

Tempayan yang retak

Tentang arti kehidupan Seorang ibu yg sdh tua memiliki 2 buah tempayan,
yg dipikul dipundaknya dengan menggunakan bambu. Salah satu dari tempayan
itu retak, sedangkan yg satunya lagi tidak bercela dan selalu memuat air
hingga penuh.


Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai, air
di tempayan yg retak tinggal separuh. Selama 2 tahun hal ini berlangsung
setiap hari, dimana sang ibu tua membawa pulangair hanya 1 1/2 tempayan.


Tentunya si tempayan yg utuh sangat bangga akan pencapaiannya. Namun tempayan
yang retak merasa malu akan kekurangannya & sedih, sebab dia hanya bisa
memenuhi1/2 dari kewajibannya.


Setelah 2 tahun yg dianggapnya sebagai kegagalan, akhirnya dia berbicara
kepada ibu tua di dekat sungai."Aku malu, sebab air bocor melalui bagian
tubuhku yg retak di sepanjang jalan menuju ke rumah mu."


Ibu itu tersenyum dan menjawab: "Tidakkah kau lihat bunga yg beraneka ragam
di jalur yg kau lalui, nanum tidak ada di jalur yg lainnya? Aku sudah tahu
kekuranganmu, jadi aku menabur benih bunga di jalurmu dan setiap hari dalam
perjalanan pulang kau menyirami benih2 itu. Selama 2 thn ini pula aku bisa
memetik bunga2 yang indah untuk menghias meja dirumahku.


Kalau kau tidak seperti itu, maka rumah ini tidak bisa seasri spt ini sebab
tidak ada bunga." Kita semua punya kekurangan.. ..namun kekurangan itulah yg
menjadikan hidup kita bersama menjadi menyenangkan dan memuaskan dengan saling
melengkapi satu dengan yang lain. Kita harus bisa menerima setiap orang apa
adanya dan mencari yg terbaik dalam diri mereka.Saudaraku sesama tempayan yg retak
....... semoga harimu menyenangkan. Jangan lupa mencium wanginya bunga di jalurmu ....


Tidak ada orang yang kurang kemampuan untuk merealisasikan gagasannya, kecuali
Orang kurang keyakinan atas kemampuannya. (Brian Tracy)


Kekhawatiran atas apa yang tidak Anda miliki dapat menyia-nyiakan apa yang
Telah Anda miliki. Anda sudah memiliki sesuatu yang Anda butuhkan untuk
Menjadi siapa diri Anda sebenarnya. Fokuskan diri Anda untuk menggunakan
Apa yang telah Anda miliki (Ralph Marstone)


Written by: Mohamad Yunus
Tentang arti kehidupan Seorang ibu yg sdh tua memiliki 2 buah tempayan,
yg dipikul dipundaknya dengan menggunakan bambu. Salah satu dari tempayan
itu retak, sedangkan yg satunya lagi tidak bercela dan selalu memuat air
hingga penuh.


Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai, air
di tempayan yg retak tinggal separuh. Selama 2 tahun hal ini berlangsung
setiap hari, dimana sang ibu tua membawa pulangair hanya 1 1/2 tempayan.


Tentunya si tempayan yg utuh sangat bangga akan pencapaiannya. Namun tempayan
yang retak merasa malu akan kekurangannya & sedih, sebab dia hanya bisa
memenuhi1/2 dari kewajibannya.


Setelah 2 tahun yg dianggapnya sebagai kegagalan, akhirnya dia berbicara
kepada ibu tua di dekat sungai."Aku malu, sebab air bocor melalui bagian
tubuhku yg retak di sepanjang jalan menuju ke rumah mu."


Ibu itu tersenyum dan menjawab: "Tidakkah kau lihat bunga yg beraneka ragam
di jalur yg kau lalui, nanum tidak ada di jalur yg lainnya? Aku sudah tahu
kekuranganmu, jadi aku menabur benih bunga di jalurmu dan setiap hari dalam
perjalanan pulang kau menyirami benih2 itu. Selama 2 thn ini pula aku bisa
memetik bunga2 yang indah untuk menghias meja dirumahku.


Kalau kau tidak seperti itu, maka rumah ini tidak bisa seasri spt ini sebab
tidak ada bunga." Kita semua punya kekurangan.. ..namun kekurangan itulah yg
menjadikan hidup kita bersama menjadi menyenangkan dan memuaskan dengan saling
melengkapi satu dengan yang lain. Kita harus bisa menerima setiap orang apa
adanya dan mencari yg terbaik dalam diri mereka.Saudaraku sesama tempayan yg retak
....... semoga harimu menyenangkan. Jangan lupa mencium wanginya bunga di jalurmu ....


Tidak ada orang yang kurang kemampuan untuk merealisasikan gagasannya, kecuali
Orang kurang keyakinan atas kemampuannya. (Brian Tracy)


Kekhawatiran atas apa yang tidak Anda miliki dapat menyia-nyiakan apa yang
Telah Anda miliki. Anda sudah memiliki sesuatu yang Anda butuhkan untuk
Menjadi siapa diri Anda sebenarnya. Fokuskan diri Anda untuk menggunakan
Apa yang telah Anda miliki (Ralph Marstone)


Written by: Mohamad Yunus

No comments: