Pages

Jul 14, 2010

Suamiku Kekasihku

Kupandangi lelaki di hadapanku. Lelaki yang pernah meminangku tujuh tahun yang lalu. Masih terbayang jelas dalam ingatku, masa itu.... Pemuda biasa yang sederhana namun sangat bersahaja. Lelaki dengan sorot mata nan teduh dan tutur kata yang lembut. Aku sungguh terpesona, pada indah akhlak dan semangat dakwahnya yang membara.

Kini, tujuh tahun tlah kulewati. Bersamanya ku arungi bahtera ini. Dialah suamiku, kekasihku....Lelaki yang begitu sederhana namun sangat kucinta.Senyumnya tak pernah sirna meski berjuta cobaan mengukir kerut di wajahnya. Kulit yang kuning bersih itu pun tlah menghitam, terwarna oleh terik kehidupan. Dan aku tahu dia sentiasa tegar.

Dialah lelaki itu.... Yang selalu membasuh khilaf dan salahku dalam telaga maafnya. Senyum adalah keridhoannya, dengan tatap mata yang penuh cinta. Dalam rengkuhannya kutemukan damai tiada tara...

Akulah wanita yang paling bahagia....Tlah kupilih dan kuterima cintanya. Kepapaan ini tak kan mengurangi kasihku padanya. Dia memang lelaki biasa tetapi bagiku luar biasa.

Kuingin selalu menjadi bidadarinya, di dunia maupun di surga. Semoga cintaku padanya adalah jalan tuk meraih CINTANYA. Aamiin...
(suatu masa di bumi cinta)

===============================================
Engkaulah kekasih yang menjadi inspirasi dan penghias mimpi malamku…Aura wujudmu benar-benar mempesona, jikalau matahari tak terbit , cukuplah wajahmu yang menggantikan sinarnya. Bila rembulan enggan datang dimalam hari, kelembutanmu dibalik kegagahanmu sudah cukup untuk merebahkan bumi dipangkuan indahmu.

Engkau adalah ilham bagiku untuk memetik dawai kehidupan, menjalin syair cinta nan indah hingga menjadi doa-doa akan harapan dan anugerah.

Pesona imanmu bagai pusaran angin taufan yang bisa menghisap semua benda yang tertanam dibumi.

Dalam setiap lamunan aku meyakinkan diri , kekasih yang kumiliki dapat menghadirkan senyum kebahagiaan dalam hatiku, menanggalkan kesedihan yang selalu membayang ,menjadi cahaya kehidupan serta pelipur lara bagi jiwaku sampai akhir ajalku dan berharap jadi bidadari syurganya.

Laksana kaum pencinta , airmataku yang bening dan jernih menetes karena terharu..... karena ALLAH mengijinkan aku mendampingimu..................
======================================================


by: Eny H
Kupandangi lelaki di hadapanku. Lelaki yang pernah meminangku tujuh tahun yang lalu. Masih terbayang jelas dalam ingatku, masa itu.... Pemuda biasa yang sederhana namun sangat bersahaja. Lelaki dengan sorot mata nan teduh dan tutur kata yang lembut. Aku sungguh terpesona, pada indah akhlak dan semangat dakwahnya yang membara.

Kini, tujuh tahun tlah kulewati. Bersamanya ku arungi bahtera ini. Dialah suamiku, kekasihku....Lelaki yang begitu sederhana namun sangat kucinta.Senyumnya tak pernah sirna meski berjuta cobaan mengukir kerut di wajahnya. Kulit yang kuning bersih itu pun tlah menghitam, terwarna oleh terik kehidupan. Dan aku tahu dia sentiasa tegar.

Dialah lelaki itu.... Yang selalu membasuh khilaf dan salahku dalam telaga maafnya. Senyum adalah keridhoannya, dengan tatap mata yang penuh cinta. Dalam rengkuhannya kutemukan damai tiada tara...

Akulah wanita yang paling bahagia....Tlah kupilih dan kuterima cintanya. Kepapaan ini tak kan mengurangi kasihku padanya. Dia memang lelaki biasa tetapi bagiku luar biasa.

Kuingin selalu menjadi bidadarinya, di dunia maupun di surga. Semoga cintaku padanya adalah jalan tuk meraih CINTANYA. Aamiin...
(suatu masa di bumi cinta)

===============================================
Engkaulah kekasih yang menjadi inspirasi dan penghias mimpi malamku…Aura wujudmu benar-benar mempesona, jikalau matahari tak terbit , cukuplah wajahmu yang menggantikan sinarnya. Bila rembulan enggan datang dimalam hari, kelembutanmu dibalik kegagahanmu sudah cukup untuk merebahkan bumi dipangkuan indahmu.

Engkau adalah ilham bagiku untuk memetik dawai kehidupan, menjalin syair cinta nan indah hingga menjadi doa-doa akan harapan dan anugerah.

Pesona imanmu bagai pusaran angin taufan yang bisa menghisap semua benda yang tertanam dibumi.

Dalam setiap lamunan aku meyakinkan diri , kekasih yang kumiliki dapat menghadirkan senyum kebahagiaan dalam hatiku, menanggalkan kesedihan yang selalu membayang ,menjadi cahaya kehidupan serta pelipur lara bagi jiwaku sampai akhir ajalku dan berharap jadi bidadari syurganya.

Laksana kaum pencinta , airmataku yang bening dan jernih menetes karena terharu..... karena ALLAH mengijinkan aku mendampingimu..................
======================================================


by: Eny H

No comments: